
Geely Auto memperlihatkan arah pengembangan kendaraan elektrifikasi dan teknologi pintar melalui tiga produk baru di Auto China 2026. Pabrikan tersebut membawa teknologi hybrid cerdas, model konsep mewah, serta arsitektur untuk kendaraan offroad berbasis NEV.
Tiga hal yang diperkenalkan adalah Geely i-HEV Intelligent Hybrid, Galaxy Light generasi kedua, dan arsitektur offroad NEV. Bagi pembaca Otomotifo, informasi ini menarik karena memperlihatkan bagaimana teknologi mesin, elektrifikasi, keselamatan baterai, dan sistem berbasis AI mulai digabungkan dalam satu arah pengembangan kendaraan.
Apa yang Diperkenalkan Geely Auto di Auto China 2026
Di ajang tersebut, Geely Auto tidak hanya menampilkan satu model kendaraan. Fokus utamanya adalah memperlihatkan teknologi yang dapat menjadi dasar bagi produk masa depan, baik untuk penggunaan harian maupun medan yang lebih berat.
Geely i-HEV Intelligent Hybrid menjadi teknologi utama yang dikenalkan. Sistem ini memadukan mesin pembakaran internal dengan teknologi elektrifikasi agar kendaraan tetap bertenaga, tetapi juga diarahkan untuk lebih efisien dan nyaman digunakan.
Selain itu, Geely juga menghadirkan Galaxy Light generasi kedua sebagai model konsep. Mobil konsep ini menonjolkan pendekatan desain yang menggabungkan teknologi, unsur kemewahan, dan nilai emosional melalui bahasa desain Ripple Aesthetics.
Produk ketiga adalah arsitektur offroad NEV. Platform ini disiapkan untuk kendaraan dengan kemampuan lintas medan, namun tetap mempertimbangkan aspek kenyamanan, efisiensi, dan keselamatan.
Geely i-HEV Intelligent Hybrid dan Fokus Efisiensi
Geely i-HEV Intelligent Hybrid menjadi bagian paling teknis dari perkenalan ini. Teknologi tersebut menggunakan Xingrui AI Cloud Power 2.0 dan AI digital chassis terbaru. Kombinasi ini diklaim mampu menghasilkan efisiensi termal sampai 48,41 persen.
Untuk teknologi yang sudah mengarah ke produksi massal, angka tersebut disebut sebagai yang tertinggi di dunia. Dari sisi performa, motor listrik pada sistem ini memiliki tenaga 230 kW.
Geely juga menyertakan beberapa aspek keselamatan pada teknologi hybrid ini. Di antaranya adalah redundansi daya, sistem keamanan baterai Aegis, serta baterai hybrid berpendingin cair. Baterai tersebut disebut telah memenuhi standar keselamatan global generasi terbaru.
Ketahanan juga menjadi bagian yang ditekankan. Teknologi ini telah melalui pengujian durabilitas selama 15 ribu jam, yang setara dengan sekitar 4,8 juta km. Informasi ini menunjukkan bahwa Geely tidak hanya membahas efisiensi dan tenaga, tetapi juga kesiapan sistem untuk penggunaan jangka panjang.
Galaxy Light Generasi Kedua Tawarkan Bahasa Desain Baru
Jika i-HEV menonjolkan sisi teknis, Galaxy Light generasi kedua lebih banyak berbicara soal desain dan pengalaman pengguna. Model konsep ini meneruskan filosofi Ripple Aesthetics, dengan penekanan pada keseimbangan antara teknologi, kemewahan, dan karakter emosional.
Pada bagian depan, Geely menyematkan gril Galaxy Starfall yang memberi kesan dinamis. Lampu depan Flying Eaves memakai sistem pencahayaan terintegrasi, sedangkan lampu belakang Dawning Sun mengambil inspirasi dari suasana matahari terbit.
Bagian kabin dirancang dengan perpaduan material natural dan elemen modern. Material seperti kayu digunakan untuk memberi nuansa berbeda, sementara fitur pendukung kenyamanan tetap dihadirkan lewat pencahayaan adaptif dan pengaturan suhu multi-zone.
Geely juga menyebut adanya teknologi Oxygen Cabin untuk membantu meningkatkan kualitas udara di dalam kendaraan. Beberapa detail desain turut memasukkan sentuhan budaya China, sehingga konsep ini tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga identitas visual.
Arsitektur Offroad NEV dengan Dukungan AI
Arsitektur offroad NEV menjadi bagian yang memperlihatkan bagaimana Geely mengarahkan teknologi elektrifikasi untuk kendaraan lintas medan. Platform ini dikembangkan berdasarkan pengalaman teknologi Geely selama empat dekade.
Tujuan dari arsitektur tersebut adalah menghadirkan kemampuan offroad tanpa mengabaikan kenyamanan, efisiensi, dan keamanan berkendara. Untuk mendukung hal itu, Geely membekalinya dengan fitur AI yang mengatur beberapa fungsi penting kendaraan.
Beberapa kemampuan yang disebutkan meliputi distribusi torsi cerdas, mode berkendara otomatis sesuai kondisi medan, pemulihan kendaraan dengan satu sentuhan, serta pengaturan postur bodi aktif. Fitur-fitur ini menunjukkan bahwa sistem kendaraan tidak hanya mengandalkan tenaga, tetapi juga pengaturan elektronik untuk membantu pengemudi.
Arsitektur ini menggunakan konfigurasi tiga motor. Susunannya terdiri dari satu motor P3 di bagian depan dan dua motor in-wheel P4 di belakang. Kombinasi tersebut mampu menghasilkan tenaga gabungan lebih dari 1.000 hp dan akselerasi 0–100 km per jam dalam waktu empat detik.
Hal yang Perlu Diperhatikan
Dari tiga produk yang diperkenalkan, masing-masing memiliki peran berbeda. Geely i-HEV Intelligent Hybrid berfokus pada efisiensi, performa, keselamatan baterai, dan ketahanan sistem. Galaxy Light generasi kedua lebih menampilkan arah desain dan kenyamanan kabin. Sementara itu, arsitektur offroad NEV memperlihatkan kesiapan teknologi elektrifikasi untuk kendaraan lintas medan.
Bagi pembaca yang mengikuti perkembangan teknologi otomotif, ada beberapa hal yang bisa dicermati. Pertama, perhatikan apakah teknologi yang dikenalkan sudah mengarah ke produksi massal atau masih berbentuk konsep. Kedua, lihat aspek keselamatan dan durabilitas, terutama pada sistem baterai. Ketiga, untuk kendaraan offroad elektrifikasi, kemampuan distribusi torsi dan pengaturan mode berkendara menjadi bagian penting selain tenaga besar.
Secara keseluruhan, perkenalan Geely Auto di Auto China 2026 menunjukkan arah pengembangan yang lebih luas, dari teknologi hybrid cerdas hingga platform offroad elektrifikasi. Artikel ini disusun berdasarkan informasi dari Carmudi.