Lompat ke konten
Home » Uncategorized » Uji Konsumsi Listrik iCar V23 Jakarta-Bogor

Uji Konsumsi Listrik iCar V23 Jakarta-Bogor

Uji Jalan iCar V23 Jakarta Bogor

Konsumsi listrik iCar V23 mulai mendapat perhatian setelah SUV listrik ini diperkenalkan di Indonesia. Salah satu gambaran awal bisa dilihat dari uji jalan rute Jakarta menuju kawasan Sentul, Bogor.

Pengujian tersebut menggunakan iCar V23 edisi OG. Mobil berjalan dalam kondisi lalu lintas yang bervariasi, mulai dari jalan perkotaan hingga tol, dengan daya baterai awal tercatat 99 persen.

Gambaran Singkat iCar V23 yang Diuji

iCar V23 merupakan model pertama iCar untuk pasar Indonesia. Mobil ini mengusung bentuk boxy dengan pendekatan desain modern. Saat diperkenalkan di Indonesia International Motor Show pada Februari 2026, V23 hadir sebagai SUV listrik yang diposisikan untuk menarik perhatian konsumen yang mencari kendaraan listrik bergaya ringkas dan tegas.

Dalam informasi yang tersedia, iCar V23 hadir dalam tiga edisi, yaitu OG atau Original, Pro, dan Pro Plus. Unit yang digunakan dalam uji jalan kali ini adalah edisi OG.

Menariknya, saat uji jalan dilakukan, iCar V23 belum resmi diluncurkan untuk pasar Indonesia. Peluncuran resminya dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Bagi pembaca yang mengikuti perkembangan mobil listrik dan informasi otomotif terbaru, Otomotifo juga dapat menjadi rujukan untuk melihat konteks kendaraan listrik yang sedang masuk ke pasar Tanah Air.

Catatan Konsumsi Listrik dari Jakarta ke Rest Area KM 34

Rute awal dimulai dari Cilandak Town Square, Jakarta, menuju rest area KM 34. Jarak yang ditempuh sekitar 47 km. Sebelum perjalanan dimulai, indikator baterai pada head unit menunjukkan angka 99 persen.

Selama perjalanan menuju rest area, mode berkendara yang digunakan adalah comfort. iCar V23 sendiri menyediakan enam pilihan mode, yaitu eco, comfort, sport, slippery, offroad, dan individual.

Kecepatan mobil berada di rentang 30 sampai 70 km per jam. Kondisi lalu lintas disebut ramai lancar, baik saat melintasi jalan perkotaan maupun jalan tol. Satu unit mobil diisi empat orang media beserta tas bawaan masing-masing.

Setelah tiba di rest area KM 34, indikator baterai turun menjadi 89 persen. Artinya, perjalanan sekitar 47 km tersebut menghabiskan 10 persen daya baterai dari posisi awal.

Di titik ini, konsumsi daya rata-rata yang terbaca pada head unit berada di angka 15 kWh per 100 km. Angka tersebut menjadi gambaran awal pemakaian energi iCar V23 dalam kombinasi lalu lintas kota dan tol dengan mode comfort.

Hasil Lanjutan Menuju Sentul

Setelah singgah di rest area KM 34, perjalanan dilanjutkan ke Valley Market Sentul. Jarak dari rest area ke tujuan akhir sekitar 10 km.

Pada etape ini, mode berkendara tetap menggunakan comfort. Namun, kecepatan mobil lebih rendah dibandingkan perjalanan sebelumnya, yaitu sekitar 30 sampai 60 km per jam. Penurunan kecepatan tersebut mengikuti kondisi jalan yang lebih ramai.

Saat tiba di lokasi tujuan, indikator baterai menunjukkan 86 persen. Dengan demikian, dari rest area KM 34 ke Sentul, daya baterai berkurang 3 persen dari posisi sebelumnya yang berada pada 89 persen.

Konsumsi daya rata-rata di akhir perjalanan tercatat 16,2 kWh per 100 km. Jika dilihat dari seluruh rangkaian uji jalan, baterai iCar V23 turun dari 99 persen menjadi 86 persen untuk rute Jakarta menuju Sentul melalui rest area KM 34.

Baca Juga :  Sindikat penyelundupan motor dan mobil bekas ke Timor Leste terbongkar: gudang di Klaten raup Rp 50 miliar

Hal yang Perlu Diperhatikan dari Hasil Uji Ini

Catatan konsumsi listrik tersebut sebaiknya dibaca bersama kondisi pengujiannya. Hasil yang muncul bukan hanya dipengaruhi oleh jarak, tetapi juga parameter perjalanan yang tercatat selama uji.

  • Mobil menggunakan mode comfort sepanjang perjalanan.
  • Kecepatan berada di rentang 30 sampai 70 km per jam pada etape pertama.
  • Kecepatan turun menjadi sekitar 30 sampai 60 km per jam menuju Sentul.
  • Unit diisi empat orang serta tas bawaan masing-masing.
  • Kondisi lalu lintas berkisar ramai lancar hingga lebih ramai pada rute lanjutan.

Dengan memahami kondisi tersebut, pembaca bisa melihat angka konsumsi secara lebih proporsional. Data ini memberi gambaran pemakaian iCar V23 dalam skenario perjalanan harian antarkota dekat, bukan sebagai patokan tunggal untuk semua kondisi berkendara.

Ringkasan Konsumsi iCar V23

Dalam uji jalan Jakarta-Bogor, iCar V23 OG memulai perjalanan dengan baterai 99 persen. Setelah menempuh sekitar 47 km menuju rest area KM 34, baterai tersisa 89 persen dan konsumsi rata-rata tercatat 15 kWh per 100 km.

Perjalanan berlanjut sekitar 10 km menuju Valley Market Sentul. Di titik akhir, baterai turun menjadi 86 persen dengan konsumsi daya rata-rata 16,2 kWh per 100 km.

Secara umum, uji ini menunjukkan gambaran awal konsumsi listrik iCar V23 pada rute Jakarta menuju Bogor dengan mode comfort dan kondisi lalu lintas yang bervariasi. Informasi dalam artikel ini merujuk pada laporan uji jalan yang dipublikasikan oleh Carmudi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *