
Teknologi elektrifikasi pada mobil kini tidak hanya berkaitan dengan efisiensi perjalanan. Pada beberapa model, baterai kendaraan juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan di luar mobil.
Salah satu contohnya terlihat pada Chery Tiggo 9 CSH. SUV plug-in hybrid ini digunakan sebagai sumber listrik dalam acara menonton pertandingan sepak bola di ruang terbuka oleh komunitas wartawan otomotif Oto Bogor di kawasan Puncak, Bogor.
Apa Itu Fitur V2L pada Chery Tiggo 9 CSH?
Fitur utama yang dimanfaatkan dalam kegiatan tersebut adalah Vehicle-to-Load atau V2L. Secara sederhana, fitur ini memungkinkan energi dari baterai mobil disalurkan ke perangkat elektronik di luar kendaraan.
Dengan kemampuan tersebut, mobil tidak hanya berperan sebagai alat transportasi. Kendaraan juga bisa menjadi sumber daya mandiri saat pengguna berada di lokasi yang tidak memiliki akses listrik luar memadai.
Pada acara “Ngariung Pesta Bola Oto Bogor” yang berlangsung Minggu, 19 Juli 2026, listrik dari Chery Tiggo 9 CSH dipakai untuk mendukung kebutuhan peralatan acara. Lokasinya berada di halaman luas sebuah vila di Puncak, Bogor, sehingga dukungan listrik dari kendaraan menjadi bagian penting agar kegiatan bisa berjalan.
Bagi pembaca yang mengikuti perkembangan teknologi kendaraan elektrifikasi, informasi seperti ini menunjukkan arah penggunaan mobil modern yang makin praktis. Pembahasan otomotif serupa juga dapat ditemukan di Otomotifo.
Manfaat V2L untuk Kegiatan di Luar Ruangan
Penggunaan V2L pada Chery Tiggo 9 CSH memberi gambaran bahwa baterai mobil dapat membantu aktivitas luar ruangan yang membutuhkan pasokan listrik. Dalam kasus ini, mobil dipakai untuk menunjang kegiatan menonton pertandingan sepak bola bersama.
Keuntungan yang terlihat adalah acara bisa berlangsung tanpa bergantung pada jaringan listrik PLN. Hal ini relevan untuk lokasi seperti halaman vila, area terbuka, atau tempat berkumpul yang akses colokan listriknya terbatas.
Selain itu, sumber daya dari baterai mobil juga membuat kegiatan tidak perlu mengandalkan genset konvensional. Berdasarkan pengalaman acara tersebut, rangkaian kegiatan berjalan tanpa gangguan asap pengap maupun suara bising yang biasanya muncul dari penggunaan genset.
Pasokan listrik dari baterai 34,46 kWh pada Tiggo 9 CSH disebut stabil selama acara berlangsung. Informasi ini menjadi contoh nyata bahwa kapasitas baterai besar pada kendaraan elektrifikasi dapat memberi manfaat tambahan di luar urusan berkendara.
Spesifikasi Elektrifikasi yang Mendukung Penggunaan V2L
Chery Tiggo 9 CSH dibekali baterai berkapasitas 34,46 kWh. Kapasitas tersebut menjadi dasar kemampuan kendaraan dalam menyuplai energi untuk kebutuhan eksternal melalui fitur V2L.
Untuk penggunaan berkendara, baterai ini juga memungkinkan mode listrik murni atau Pure EV menempuh jarak lebih dari 180 km tanpa bantuan bensin. Sementara itu, jika dikombinasikan dengan bahan bakar pada tangki 70 liter, total jarak tempuh kendaraan diklaim dapat mencapai lebih dari 1.400 km dalam kondisi pengisian penuh.
Kombinasi antara baterai besar dan sistem plug-in hybrid membuat Tiggo 9 CSH memiliki fleksibilitas penggunaan. Di satu sisi, kendaraan dapat dipakai untuk perjalanan dengan dukungan mode listrik. Di sisi lain, energinya juga dapat dimanfaatkan untuk menopang perangkat elektronik saat pengguna berada di luar ruangan.
Pabrikan juga memberikan garansi baterai resmi hingga 8 tahun atau 160.000 km. Informasi ini penting karena baterai menjadi komponen utama yang mendukung sistem elektrifikasi dan fitur seperti V2L.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memakai V2L
Penggunaan V2L paling relevan untuk aktivitas yang memang membutuhkan sumber listrik eksternal. Contohnya adalah acara berkumpul di luar ruangan, kegiatan menonton bersama, camping, atau agenda keluarga di tempat dengan akses listrik terbatas.
Sebelum menggunakan fitur ini, pengguna perlu memahami bahwa perangkat elektronik yang dipakai akan bergantung pada energi dari baterai mobil. Karena itu, penting untuk menyesuaikan kebutuhan acara dengan kapasitas kendaraan yang tersedia.
Pengalaman Oto Bogor menunjukkan bahwa V2L dapat menjadi solusi praktis ketika lokasi kegiatan tidak didukung colokan listrik luar. Namun, penggunaan fitur tetap perlu mengikuti fungsi kendaraan dan kebutuhan perangkat yang disambungkan.
Dengan pemanfaatan yang tepat, fitur ini dapat memberi alternatif lebih praktis dibanding membawa sumber listrik terpisah, terutama saat pengguna ingin menjaga kenyamanan acara tanpa asap dan kebisingan dari genset.
Ringkasan
Chery Tiggo 9 CSH memperlihatkan bagaimana teknologi elektrifikasi dapat dipakai lebih luas dari sekadar menunjang perjalanan. Melalui fitur V2L, baterai mobil mampu menjadi sumber listrik untuk kegiatan luar ruangan seperti menonton pertandingan sepak bola bersama.
Dengan baterai 34,46 kWh, jarak tempuh Pure EV lebih dari 180 km, total jarak tempuh lebih dari 1.400 km dengan tangki 70 liter, serta garansi baterai hingga 8 tahun atau 160.000 km, Tiggo 9 CSH menawarkan fungsi yang relevan bagi pengguna yang sering beraktivitas di luar ruang. Informasi dalam artikel ini merujuk pada laporan Carmudi.