
Lepas E4 menjadi salah satu SUV listrik baru yang menarik dibahas setelah harga resminya diumumkan di GIIAS 2026. Mobil listrik pertama dari merek Lepas ini ditawarkan Rp339 juta OTR Jakarta.
Angka tersebut cukup penting karena Lepas sejak awal membawa citra premium. Dengan harga di kisaran Rp300 jutaan, E4 mencoba menggabungkan tampilan mewah, fitur lengkap, dan spesifikasi teknis yang cukup kuat di atas kertas.
Apa Itu Lepas E4 dan Mengapa Harganya Menarik?
Lepas E4 adalah SUV listrik yang menjadi produk listrik pertama Lepas untuk pasar Indonesia. Merek ini memperkenalkan identitasnya lewat nama yang berasal dari dua kata, yaitu “LE” dari Leopard dan “PAS” dari Passion.
Filosofi Leopard dikaitkan dengan kelincahan, kekuatan, dan keanggunan. Sementara Passion menggambarkan keinginan merek tersebut untuk membangun hubungan emosional dengan penggunanya. Pendekatan ini kemudian diterapkan pada desain dan karakter produk E4.
Harga Rp339 juta OTR Jakarta membuat posisi Lepas E4 cukup strategis. Mobil ini tidak hanya menjual status sebagai kendaraan listrik, tetapi juga menawarkan paket visual dan fitur yang diarahkan ke segmen lebih premium.
Bagi pembaca yang mengikuti perkembangan mobil listrik di Indonesia, informasi seperti ini bisa menjadi bahan perbandingan awal. Referensi otomotif lainnya juga dapat ditemukan melalui Otomotifo untuk melihat konteks produk baru di pasar otomotif.
Desain Luar dan Interior yang Menjadi Daya Tarik
Dari sisi tampilan, Lepas E4 mengusung desain yang bersih tanpa banyak garis rumit. Lampu dibuat sederhana, sementara siluet bodinya tetap menunjukkan kesan modern.
Meski tampil minimalis, mobil ini tidak kehilangan karakter SUV. Bagian kap depan memiliki lekukan tajam, sedangkan area belakang dibuat lebih lebar dibanding pilar C. Bentuk tersebut memberi kesan bodi yang lebih kokoh, terutama saat dilihat dari belakang.
Pabrikan juga mengklaim kemampuan menerjang genangan air hingga 525 mm. Informasi ini relevan untuk konsumen yang mempertimbangkan penggunaan harian di perkotaan, terutama saat harus melewati jalan dengan kondisi air cukup tinggi.
Masuk ke kabin, nuansa premium terlihat dari detail jok depan, garis desain dasbor, dan penyatuan visual antara dasbor dengan door trim. Pola jahitan pada sandaran jok depan ikut memberi karakter tersendiri pada interior.
Area kabin juga dilengkapi material lembut pada panel sentuh, tata cahaya kabin, serta layar pusat hiburan yang disebut responsif. Kombinasi ini membuat bagian depan kabin terasa rapi dan mendukung kesan mewah yang ingin dibangun Lepas.
Selain itu, E4 disebut sudah memiliki panoramic sunroof. Fitur ini memberi kesan ruang kabin yang lebih terbuka dan menambah tampilan modern di dalam mobil.
Spesifikasi Baterai, Performa, dan Pengisian Daya
Lepas E4 dibangun di atas LEX Platform. Platform ini diklaim memiliki empat fokus utama, yaitu stabilitas, ruang kabin, kesenyapan, dan efisiensi energi.
Untuk sumber tenaga, SUV listrik ini memakai baterai 67 kWh. Baterai tersebut dipadukan dengan motor listrik 12-in-1 yang memiliki daya 160 kW.
Klaim akselerasinya juga cukup menarik di atas kertas. Lepas menyebut E4 mampu melaju dari 0 sampai 100 km per jam dalam 7,2 detik. Angka ini menunjukkan orientasi performa yang responsif untuk kebutuhan berkendara sehari-hari.
Dari sisi jarak tempuh, E4 diklaim bisa berjalan lebih dari 600 km berdasarkan standar CLTC dalam satu kali pengisian daya penuh. Dalam uji jarak ekstrem internal, mobil ini disebut mampu mencatatkan 637 km.
Untuk pengisian baterai, E4 mendukung DC Fast Charging 130 kW. Dengan fasilitas tersebut, pengisian dari 30 persen ke 80 persen diklaim membutuhkan waktu 20 menit.
Fitur Keselamatan dan Pendukung Aktivitas
Lepas E4 juga membawa sejumlah fitur keselamatan aktif. Pabrikan menyematkan 18 fitur Advanced Driver Assistance System atau ADAS untuk membantu pengemudi menghadapi berbagai kondisi lalu lintas.
Fitur 540° HD Panoramic View Camera ikut disediakan. Sistem kamera ini berguna saat parkir atau ketika mobil melewati area sempit, karena dapat membantu mengurangi titik buta di sekitar kendaraan.
Dari struktur bodi, E4 dikembangkan dengan mengacu pada standar keselamatan Global NCAP. Informasi ini menunjukkan bahwa aspek perlindungan penumpang menjadi salah satu bagian yang diperhatikan dalam pengembangan produk.
Selain keselamatan, ada pula fitur Vehicle-to-Load atau V2L dengan daya 3,3 kW. Fitur ini memungkinkan mobil memasok listrik ke perangkat luar ruang yang kompatibel, sehingga dapat mendukung kegiatan di luar kendaraan.
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli
Walau banyak poin positif, ada catatan pada kenyamanan baris kedua. Berdasarkan impresi statis sumber, posisi duduk belakang terasa rendah dan ukuran joknya cenderung kecil untuk penumpang dewasa bertubuh tinggi.
Kondisi tersebut membuat paha kurang tersangga penuh dan posisi kaki lebih menekuk. Pengamatan ini dirasakan oleh penguji dengan tinggi 179 cm saat mencoba duduk di baris kedua.
Namun, posisi duduk yang lebih rendah diduga membantu menciptakan ruang kepala yang lebih lega. Headroom di baris kedua disebut terasa aman, sehingga kompromi ini masih bisa diterima untuk pemakaian harian atau penumpang dengan postur rata-rata.
Karena itu, calon konsumen sebaiknya mencoba langsung kursi belakang sebelum memutuskan membeli. Hal ini penting terutama jika mobil akan sering dipakai untuk membawa penumpang dewasa dalam perjalanan jauh.
Ringkasan
Lepas E4 menawarkan kombinasi harga Rp339 juta OTR Jakarta, desain SUV listrik bernuansa premium, baterai 67 kWh, klaim jarak tempuh lebih dari 600 km CLTC, serta dukungan DC Fast Charging 130 kW. Fitur keselamatannya juga cukup lengkap dengan 18 ADAS, kamera 540°, dan pengembangan struktur bodi sesuai standar Global NCAP.
Catatan utama ada pada posisi duduk baris kedua yang perlu dicoba langsung oleh calon pembeli. Informasi artikel ini disusun berdasarkan laporan Carmudi mengenai Lepas E4 di GIIAS 2026.