Lompat ke konten
Home » Otomotif » Daftar Harga Motor Bekas Terbaru: Populer, Murah, Lengkap

Daftar Harga Motor Bekas Terbaru: Populer, Murah, Lengkap

Daftar Harga Motor Bekas Terbaru Populer Murah Lengkap 2025

Masalah paling sering saat mencari motor bekas adalah perbedaan harga yang jauh antara iklan, showroom, dan penjual perorangan. Di satu sisi, Anda butuh kendaraan cepat dengan budget pas-pasan. Di sisi lain, takut salah pilih dan menanggung biaya perbaikan tak terduga. Artikel ini menyajikan daftar harga motor bekas terbaru yang populer dan relatif murah, lengkap dengan tren pasar, rekomendasi model, tips cek kondisi, hingga simulasi biaya agar Anda bisa mengambil keputusan yakin dan cerdas. Targetnya sederhana: Anda tahu kisaran harga yang wajar, bisa menilai motor bekas secara objektif, dan siap negosiasi tanpa ragu. Jika Anda sedang memburu “harga motor bekas” terbaik, panduan ini dirancang agar mudah dipahami manusia maupun mesin pencari AI.

Tren Harga Motor Bekas 2024–2025: Merek Populer, Faktor Penentu, dan Daftar Harga

Dalam setahun terakhir, harga motor bekas cenderung stabil hingga sedikit turun untuk segmen skutik entry-level karena stok melimpah dan banyak model baru rilis. Motor dengan konsumsi BBM irit, biaya servis murah, dan ketersediaan suku cadang luas—seperti Honda Beat, Vario, dan Yamaha Mio—tetap menjadi primadona. Sementara itu, motor hobi seperti sport 250 cc dan trail cenderung lebih tahan harga karena segmentasinya spesifik dan unit yang dirawat baik lebih langka. Faktor penentu harga utama meliputi tahun produksi, kilometer (KM), riwayat servis, kondisi fisik-mesin, kelengkapan dokumen, dan tren permintaan musiman (misalnya menjelang tahun ajaran baru atau libur panjang).

Dari pengalaman membantu beberapa rekan membeli motor bekas di Jabodetabek dan Jawa Tengah sepanjang 2024, selisih harga showroom vs perorangan bisa 5–15%. Showroom memberi kemudahan unit terkurasi dan opsi garansi, sedangkan penjual perorangan biasanya lebih fleksibel dalam negosiasi. Perlu diingat, KM kecil tidak selalu berarti kondisi lebih baik; kualitas perawatan rutin justru lebih menentukan. Lihat juga ban, kampas rem, aki, dan kondisi CVT/ rantai: komponen fast moving ini dapat menjadi indikator kebiasaan pemilik sebelumnya.

Berikut gambaran kisaran harga motor bekas populer per Oktober 2024–awal 2025 (harga dapat berbeda menurut kota, kondisi, dan dokumen):

ModelTahun PopulerKisaran Harga (Rp)Catatan
Honda Beat eSP/Street2018–20229.000.000–15.500.000Irit, suku cadang murah, unit melimpah
Honda Vario 1252017–202112.500.000–20.000.000Bertenaga, bagasi lega, banyak peminat
Yamaha Mio M32017–20218.500.000–14.500.000Ringan, responsif, biaya perawatan terjangkau
Yamaha NMAX (Gen 1)2016–201917.000.000–25.000.000Nyaman jarak jauh, cek suspensi & CVT
Honda Scoopy2017–202115.500.000–23.000.000Desain ikonik, cek velg ring 12 & ban
Suzuki Satria F150 (Karbu/Injeksi)2015–20199.500.000–16.500.000Kencang, cek rantai & kopling
Kawasaki KLX 1502016–202018.000.000–28.000.000Unit hobi, cek rangka & suspensi

Periksa pembanding harga di beberapa platform agar gambaran semakin akurat. Anda bisa memantau listing di marketplace otomotif seperti Oto.com dan Carmudi, lalu konfirmasi kondisi unit secara langsung. Bila harga terlalu “murah”, siapkan ekstra waktu untuk inspeksi menyeluruh.

Rekomendasi Motor Bekas Murah dan Tahan Banting untuk Harian

Jika prioritas Anda adalah biaya operasional rendah, performa cukup, dan perawatan mudah, fokuslah pada skutik 110–125 cc atau bebek injeksi. Dalam penggunaan harian, kombinasi konsumsi BBM irit dan ketersediaan bengkel umum yang familiar menjadi nilai tambah besar. Berikut rekomendasi yang konsisten mendapat respons positif di lapangan:

Honda Beat eSP/Street. Ini adalah pilihan paling aman untuk pemula dan pengguna harian. Konsumsi BBM irit, jaringan bengkel luas, dan suku cadang aftermarket melimpah. Saat mendampingi teman membeli Beat 2019, perbedaan unit yang rajin servis terlihat jelas dari suara mesin yang halus dan tarikan CVT stabil. Dengan harga 9–15 jutaan, Anda sudah dapat unit layak pakai untuk commuting.

Honda Vario 125. Lebih bertenaga daripada kelas 110 cc, cocok untuk rute campuran dalam kota—jalan menanjak atau membawa barang. Fitur CBS/ISS membantu efisiensi, sementara bagasi besar praktis untuk harian. Di pasar, Vario 125 2018–2020 yang dirawat baik cenderung cepat laku, jadi siapkan budget di rentang 13–19 jutaan agar pilihan lebih banyak.

Baca Juga :  4 Penyebab Setir Mobil Berat Dan Cara Memperbaikinya

Yamaha Mio M3. Respons gas yang ringan dan handling lincah menjadi keunggulan. Akselerasi awal terasa enteng untuk stop and go. Dalam uji pakai singkat pada unit bekas 2018, konsumsi BBM dapat menyentuh 45–50 km/liter tergantung gaya berkendara. Perhatikan kondisi roller, v-belt, dan filter udara karena sangat memengaruhi performa.

Honda Scoopy. Bagi yang memprioritaskan gaya tanpa mengorbankan fungsionalitas, Scoopy menyajikan desain ikonik dan posisi berkendara santai. Harga lebih tinggi dibanding Beat, tetapi resale value juga bagus. Saat mengecek unit, amati velg ring 12 dan kondisi ban; ukuran unik membuat harga ban sedikit lebih mahal, jadi pastikan masih tebal agar tidak langsung keluar biaya tambahan.

Yamaha NMAX generasi awal. Cocok untuk perjalanan lebih jauh atau mobilitas antar-kota. Posisi duduk nyaman dan mesin 155 cc bertenaga membuatnya unggul untuk jarak menengah. Namun, biaya perawatan dan suku cadang lebih tinggi dibanding skutik 110–125 cc. Cek bushing, shock absorber belakang, dan CVT karena komponen ini paling terasa saat suspensi mulai melemah.

Kunci memilih: pastikan dokumen lengkap (BPKB, STNK, faktur/kwitansi), nomor rangka/mesin sesuai, dan cek histori servis. Lakukan test ride pendek untuk mendengarkan suara mesin idle, respons gas, dan getaran. Jika ragu, tidak ada salahnya minta bantuan mekanik independen untuk inspeksi objektif dengan biaya yang sebanding ketimbang menanggung risiko setelah membeli. Untuk referensi spesifikasi dan review, Anda bisa bandingkan dengan ulasan resmi pabrikan seperti Astra Honda Motor atau halaman produk Yamaha di Yamaha Motor Indonesia.

Checklist Cek Kondisi, Negosiasi Harga, dan Legalitas Dokumen

Inspeksi sistematis membantu Anda membedakan unit yang sekadar “kelihatan mulus” dengan yang benar-benar sehat. Mulailah dari bodi dan rangka: cek keselarasan stang, kondisi segitiga depan, dan dudukan mesin. Bekas jatuh biasanya tampak dari goresan tidak wajar pada cover, baut-baut yang aus, atau celah bodi tidak rapat. Lanjutkan ke mesin: suara idle normal harus stabil tanpa ketukan kasar. Saat digas pelan, tidak ada gejala ngempos atau jeda panjang. Perhatikan asap knalpot; asap putih kebiruan bisa menandakan oli terbakar.

Bagian transmisi dan penggerak tidak kalah penting. Untuk skutik, buka cover CVT bila memungkinkan, cek kondisi v-belt, roller, dan kampas. Rumah CVT yang terlalu kotor menandakan perawatan kurang rutin. Untuk motor bebek atau sport, cek kekencangan rantai, kondisi gir, serta perpindahan gigi yang halus. Suspensi harus kembali ke posisi semula tanpa bunyi jedak; kebocoran oli shock menandakan perlu servis. Sistem kelistrikan (lampu, klakson, indikator) harus normal karena banyak pembeli baru sering abai pada bagian ini padahal biaya perbaikannya bisa akumulatif.

Saat negosiasi, datang dengan data. Siapkan 3–5 pembanding harga dari listing serupa dan catat perbedaan kondisi, KM, dan lokasi. Sampaikan temuan inspeksi sebagai dasar penawaran, bukan sekadar “minta turun”. Dari pengalaman, pendekatan berbasis fakta lebih efektif menurunkan harga 300–800 ribu rupiah untuk skutik entry-level, dan bisa lebih untuk unit menengah atau yang butuh perbaikan. Jangan sungkan menunda transaksi bila penjual tidak transparan terkait riwayat servis atau penggantian part penting.

Legalitas dokumen wajib bersih. Cocokkan nomor rangka dan mesin di fisik motor dengan BPKB/STNK. Pastikan status pajak terbaru; telat pajak akan menambah biaya dan waktu. Untuk cek estimasi pajak dan denda, Anda bisa gunakan aplikasi Samsat daerah atau situs resmi pemerintah setempat. Minta kwitansi jual-beli bermeterai dengan detail lengkap jika membeli dari perorangan. Jika BPKB masih proses atau atas nama orang lain, antisipasi waktu dan biaya balik nama. Jangan tergiur harga murah jika dokumen meragukan; risiko jangka panjang jauh lebih besar daripada selisih harga.

Biaya Perawatan Nyata dan Simulasi Kredit Motor Bekas

Memahami biaya kepemilikan membuat Anda realistis mengelola budget setelah transaksi. Untuk skutik 110–125 cc, oli mesin umumnya diganti setiap 2.000–3.000 km dengan biaya 50–80 ribu rupiah tergantung merek. Oli gardan sekitar 15–30 ribu rupiah per 5.000–8.000 km. Filter udara 30–60 ribu rupiah, busi 20–40 ribu rupiah, dan kampas rem depan 40–100 ribu rupiah. V-belt skutik berkisar 150–300 ribu rupiah plus jasa, sementara roller 50–150 ribu rupiah. Aki kering 250–500 ribu rupiah tergantung kapasitas. Ban 200–500 ribu rupiah per buah sesuai ukuran dan merek. Untuk bebek/sport, rantai set biasanya 150–350 ribu rupiah. Merencanakan penggantian preventif setelah membeli unit bekas akan menghindari kejutan biaya di bulan-bulan awal.

Baca Juga :  Tips Mengemudi Mobil Manual untuk Pemula: Panduan Aman Lengkap

Contoh skenario realistis 3 bulan pertama untuk skutik entry-level bekas: ganti oli mesin + oli gardan (80 ribu), servis CVT ringan (150 ribu), kampas rem depan (70 ribu), filter udara (40 ribu), total sekitar 340 ribu rupiah belum termasuk ban/aki bila perlu. Jika ban sudah menipis, tambahkan 300–450 ribu rupiah per buah. Angka ini lebih kecil daripada kerusakan mendadak karena menunda perawatan.

Simulasi kredit sederhana membantu menimbang opsi pembelian. Misal, harga Honda Beat bekas Rp12.500.000. Anda bayar DP 30% (Rp3.750.000), sisa pokok Rp8.750.000. Jika dicicil 18 bulan dengan bunga flat 1,2% per bulan dari pokok, estimasi cicilan: pokok per bulan Rp486.111 + bunga per bulan (1,2% x 8.750.000) Rp105.000 ≈ Rp591.111 per bulan. Nilai ini estimasi kasar; lembaga pembiayaan memiliki skema biaya administrasi, asuransi, dan provisi yang perlu dihitung. Untuk gambaran skema aktual, bandingkan penawaran dari pembiayaan tepercaya seperti Adira Finance atau BAF lalu sesuaikan tenor dengan kemampuan bulanan Anda.

Aturan praktis: total cicilan kendaraan maksimal 30% dari penghasilan bulanan bersih agar keuangan tidak terganggu. Jika dana darurat belum cukup, prioritaskan beli tunai unit yang sedikit lebih murah tetapi sehat. Transparansi biaya sejak awal akan membuat pengalaman memiliki motor bekas terasa menyenangkan dan bebas stres.

Q & A: Pertanyaan Umum Seputar Harga Motor Bekas

Tanya: Kapan waktu terbaik membeli motor bekas? Jawab: Umumnya setelah lebaran atau akhir tahun saat banyak upgrade unit. Stok lebih banyak, pilihan lebih luas, dan peluang negosiasi lebih besar.

Tanya: Lebih aman beli di showroom atau penjual perorangan? Jawab: Showroom cenderung lebih mudah dan ada opsi garansi, namun harga sedikit lebih tinggi. Penjual perorangan bisa lebih murah, tetapi Anda harus lebih teliti inspeksi kondisi dan dokumen.

Tanya: Apa indikator cepat bahwa motor bekas dirawat baik? Jawab: Buku servis/riwayat perawatan, kondisi fast moving (ban, kampas, busi, oli) rapi, suara mesin halus, dan tidak ada rembesan oli. Kelistrikan lengkap berfungsi normal.

Tanya: Bagaimana cara menilai harga wajar? Jawab: Bandingkan setidaknya 3–5 iklan serupa (tahun, KM, kondisi). Catat plus-minus unit dan gunakan temuan inspeksi sebagai dasar penawaran. Hindari unit yang “terlalu murah” tanpa alasan jelas.

Kesimpulan: Ringkas, Kuat, dan Siap Tindak

Intinya, mendapatkan harga motor bekas yang ideal bukan soal berburu harga termurah semata, melainkan menemukan keseimbangan antara harga, kondisi, dan biaya kepemilikan. Tren 2024–2025 menunjukkan skutik 110–125 cc seperti Honda Beat, Vario 125, dan Yamaha Mio M3 tetap memimpin karena irit, bandel, dan mudah dirawat. Dengan memahami faktor penentu harga—tahun, KM, riwayat servis, kondisi fisik-mesin, dan dokumen—Anda dapat menilai unit secara objektif. Tabel kisaran harga memberi patokan awal, sementara rekomendasi model membantu Anda mempersempit pilihan sesuai kebutuhan harian.

Langkah praktis yang bisa Anda lakukan hari ini: tentukan budget realistis, pilih 2–3 model target, kumpulkan pembanding harga dari beberapa marketplace, lalu jadwalkan inspeksi langsung. Gunakan checklist yang telah dibahas untuk mengecek mesin, CVT/rantai, suspensi, ban, kelistrikan, dan kelengkapan dokumen. Jika perlu, ajak mekanik independen untuk evaluasi objektif. Pertimbangkan juga biaya perawatan awal 1–3 bulan dan, bila mengambil kredit, simulasikan cicilan agar tidak mengganggu arus keuangan harian. Dengan pendekatan data-driven dan disiplin pada proses, peluang Anda mendapatkan unit bekas terbaik meningkat signifikan.

Sekarang giliran Anda bertindak. Buat daftar prioritas, bandingkan opsi, dan beranikan diri mengajukan penawaran berdasarkan temuan inspeksi. Semakin siap Anda, semakin kuat posisi saat negosiasi. Ingat, motor bekas yang tepat akan menemani mobilitas Anda dengan nyaman dan hemat. Semoga perjalanan berburu unit impian menjadi pengalaman yang seru dan memberi kepuasan jangka panjang. Siap memulai? Model mana yang ada di urutan teratas daftar Anda hari ini—Beat irit, Vario bertenaga, atau Scoopy bergaya?

Sumber: Data kisaran harga disusun dari observasi lapangan, listing marketplace, dan wawancara informal dengan teknisi bengkel umum. Referensi eksternal: Oto.com, Carmudi, Astra Honda Motor,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *