Lompat ke konten
Home » Uncategorized » BlackAuto Battle 2026 Dibuka, Evo IV Tembus 1.023 Hp

BlackAuto Battle 2026 Dibuka, Evo IV Tembus 1.023 Hp

BlackAuto Battle 2026 Mitsubishi Evo IV 1023 hp

BlackAuto Battle 2026 resmi membuka rangkaian kompetisinya melalui seri pertama yang berlangsung di AEON Mall BSD City, Tangerang Selatan. Ajang garapan BlackXperience ini kembali menjadi ruang temu bagi pelaku modifikasi, pehobi audio, hingga penggemar performa mesin.

Pada seri pembuka tersebut, ratusan mobil hadir membawa konsep yang beragam. Ada gaya racing, elegant, street racing, stance, hingga audio ekstrem. Bagi pembaca yang mengikuti perkembangan modifikasi mobil nasional, informasi serupa juga bisa ditemukan melalui kanal otomotif seperti Otomotifo.

Format BlackAuto Battle 2026 dan Kota Penyelenggara

BlackAuto Battle 2026 dijadwalkan berlangsung di tiga kota. Masing-masing lokasi mewakili wilayah berbeda, yaitu barat, tengah, dan timur.

Seri pertama digelar di AEON Mall BSD City, Tangerang Selatan sebagai perwakilan wilayah barat. Setelah itu, rangkaian acara berlanjut ke Mangkunegaran Solo untuk wilayah tengah. Putaran penutup atau Final Battle akan berlangsung di Grand City, Surabaya sebagai wakil wilayah timur.

Pemilihan lokasi tersebut berkaitan dengan kebutuhan acara otomotif berskala besar. Kompetisi seperti ini memerlukan fasilitas dan dukungan sumber daya yang memadai, terutama karena melibatkan banyak peserta, kendaraan, perangkat pengujian, area kontes, dan aktivitas pendukung.

Seri Tangerang Selatan berlangsung pada Sabtu, 16 Mei 2026. Menurut keterangan Boy Prabowo selaku perwakilan pelaksana acara, seri pertama di wilayah barat diikuti ratusan mobil secara total.

Kelas Dyno Lebih Terbuka untuk Mobil Bertenaga Besar

Salah satu pembaruan penting tahun ini hadir pada area Black Auto Dyno Test. Penyelenggara membuka kelas bracket horsepower yang dapat diikuti berbagai jenis mobil tanpa pembatasan kapasitas mesin, konfigurasi, maupun induksi tambahan.

Dengan format tersebut, kompetisi dyno menjadi lebih luas karena tidak hanya terpaku pada spesifikasi tertentu. Peserta dengan karakter mesin berbeda tetap dapat masuk ke arena pengujian dan bersaing berdasarkan capaian tenaga.

Untuk pengukuran performa, BlackAuto Battle 2026 tetap menggunakan Mainline Dynolog asal Australia. Perangkat ini dipakai untuk menjaga akurasi hasil pengujian tenaga mesin selama kompetisi berlangsung.

Catatan tenaga terbesar yang disebut dalam seri pembuka datang dari Mitsubishi Evo IV. Mobil tersebut mencatat angka 1.023,3 hp. Selain itu, ada Toyota Hilux dengan hasil 654,9 hp dan Mitsubishi Evo IX yang berada di angka 801,4 hp.

Data tersebut menunjukkan bahwa kelas dyno tidak hanya menjadi pelengkap acara, tetapi juga bagian penting dari kompetisi. Bagi pengunjung, area ini memberi gambaran langsung mengenai seberapa jauh pengembangan mesin dilakukan oleh peserta.

Modifikasi, Audio, dan Standar Penjurian

BlackAuto Battle 2026 tidak hanya menilai tenaga mesin. Kategori Black Auto Modify tetap menjadi bagian utama yang menilai kualitas modifikasi kendaraan. Pada tahun ini, penyelenggara juga melakukan pembaruan konsep untuk sejumlah kategori, termasuk Culture dan Contest.

Penjurian pada Black Auto Modify kembali dipercayakan kepada APACT atau Asia Pacific Car Tuning. Keterlibatan lembaga tersebut ditujukan untuk menjaga objektivitas dan kualitas penilaian pada kompetisi modifikasi.

Di sisi audio, kategori Black Out Loud melibatkan tiga asosiasi internasional. Ketiganya adalah iCAN dari Asia, EMMA dari Eropa, dan USACI dari Amerika. Kehadiran pihak-pihak tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan standar kompetisi audio mobil di Indonesia.

Baca Juga :  Panduan Upgrade Lampu LED: Tips, Rekomendasi, Aman & Hemat Energi

Dengan kombinasi kontes modifikasi, pengujian mesin, dan kompetisi audio, BlackAuto Battle 2026 memberi ruang bagi peserta dengan fokus berbeda. Ada yang menonjolkan estetika, ada yang mengembangkan sistem audio, dan ada pula yang mengejar performa mesin.

Hal yang Perlu Diperhatikan Pengunjung dan Peserta

Berdasarkan format acara tahun ini, ada beberapa hal yang dapat diperhatikan oleh pengunjung maupun calon peserta pada seri berikutnya.

  • Lokasi seri berbeda wilayah. Rangkaian acara tidak hanya terpusat di satu kota, melainkan dibagi ke wilayah barat, tengah, dan timur.
  • Kelas dyno lebih terbuka. Bracket horsepower memungkinkan lebih banyak jenis mobil ikut bersaing tanpa batasan kapasitas mesin, konfigurasi, atau induksi tambahan.
  • Penjurian melibatkan lembaga khusus. Kategori modifikasi dinilai oleh APACT, sedangkan audio melibatkan iCAN, EMMA, dan USACI.
  • Hadiah utama bersifat pengalaman internasional. Empat pemenang utama mendapat kesempatan menghadiri Tokyo Auto Salon 2027 di Makuhari Messe, Jepang.
  • Ada aktivitas pendukung. Selain kompetisi mobil dan audio, acara juga menghadirkan Black Shot Challenge sebagai kompetisi fotografi.

Empat kategori utama yang mendapat hadiah perjalanan ke Jepang adalah Black Auto Master Contest, Black Auto Master Culture, King Of Black Contest, dan King Of Black Culture. Hadiah tersebut diberikan untuk menghadiri Tokyo Auto Salon 2027.

Ringkasan BlackAuto Battle 2026 Seri Pertama

Seri pembuka BlackAuto Battle 2026 di Tangerang Selatan memperlihatkan arah kompetisi yang lebih luas. Perubahan pada kelas dyno memberi ruang bagi mobil dengan karakter mesin berbeda untuk tampil, sementara kategori modifikasi dan audio tetap mempertahankan sistem penilaian yang melibatkan lembaga berpengalaman.

Mitsubishi Evo IV dengan catatan 1.023,3 hp menjadi salah satu data performa paling menonjol dari seri pertama. Namun, acara ini juga menunjukkan bahwa BlackAuto Battle tetap memadukan unsur desain, budaya modifikasi, audio, performa, dan aktivitas kreatif dalam satu rangkaian. Informasi dalam artikel ini merujuk pada laporan Carmudi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *