
LEPAS E4 menjadi salah satu mobil listrik yang mulai banyak dibicarakan setelah muncul sebagai model penting dalam rencana ekspansi LEPAS di Indonesia. Meski sudah tampil di hadapan publik, status penjualan resminya masih belum diumumkan secara lengkap.
Manajemen LEPAS Indonesia belum menyebut tanggal peluncuran, harga resmi, maupun waktu distribusi unit. Namun, sejumlah sinyal sudah muncul, mulai dari pernyataan manajemen, debut global di IIMS 2026, hingga program pre-book yang sempat dibuka.
Status LEPAS E4 di Indonesia Saat Ini
Pertanyaan utama yang muncul adalah kapan LEPAS E4 resmi dijual di Indonesia. Saat sesi tanya jawab dalam grand opening dealer Chery & LEPAS Trimegah BSD, Tangerang Selatan, Temmy Wiradjaja selaku Vice Country Director LEPAS Indonesia memberi jawaban yang masih bersifat umum.
Ia menyampaikan bahwa peluncuran kendaraan listrik akan dilakukan segera, tetapi publik diminta menunggu waktu yang tepat. Menurutnya, LEPAS sedang menyiapkan banyak hal untuk masuk ke pasar Indonesia, termasuk kelengkapan dokumentasi.
Pernyataan tersebut belum menyebut nama E4 secara langsung. Namun, dalam konteks perkembangan berikutnya, model ini menjadi kandidat kuat karena kemudian tampil sebagai mobil listrik pertama LEPAS yang diperkenalkan secara global di Indonesia.
Bagi pembaca Otomotifo yang mengikuti perkembangan mobil listrik baru, poin pentingnya adalah LEPAS E4 sudah masuk dalam tahap pengenalan pasar, tetapi belum berada pada fase penjualan resmi dengan harga final.
Debut Global di IIMS 2026 Menjadi Sinyal Penting
LEPAS E4 tidak hanya diperkenalkan sebagai model untuk pasar lokal. Mobil ini menjalani debut global di Indonesia International Motor Show atau IIMS 2026 yang berlangsung pada 5 sampai 15 Februari 2026 di Jakarta.
Keputusan LEPAS memilih Indonesia sebagai lokasi debut global menunjukkan bahwa pasar otomotif nasional dianggap strategis. Dalam konteks ini, Indonesia tidak sekadar menjadi tempat pameran, tetapi juga bagian penting dari rencana LEPAS untuk memperluas kehadiran produk elektrifikasinya.
E4 merupakan SUV listrik murni atau Battery Electric Vehicle. Di Indonesia, model ini memakai nama E4, sedangkan secara global sebelumnya dikenal dengan kode L4. Mobil ini juga menjadi BEV pertama yang lahir di bawah brand LEPAS.
Dari sisi tampilan, LEPAS E4 mengusung pendekatan desain Leopard Aesthetics. Tema tersebut terlihat pada beberapa elemen seperti Predator Gaze Headlamp, Aero Wing Fog Lamp Styling, Full-Width Independently Segmented Taillight, Sporty Smoked Rear Diffuser, serta velg 18 inci Aero Leopard Shadow Alloy Wheels.
Fakta Utama yang Sudah Diketahui
Walau informasi teknis lengkap belum dibuka, beberapa hal mengenai LEPAS E4 sudah diketahui dari penjelasan yang tersedia. Informasi ini bisa menjadi gambaran awal sebelum harga dan spesifikasi final diumumkan.
- Jenis kendaraan: SUV listrik murni atau BEV.
- Posisi produk: EV pertama LEPAS untuk pasar Indonesia.
- Nama model: LEPAS E4 di Indonesia, sebelumnya dikenal dengan kode L4 secara global.
- Konfigurasi: Front-Wheel Drive untuk varian perdana.
- Debut global: IIMS 2026 di Jakarta.
- Program pre-book: Dibuka saat IIMS 2026 dengan booking fee Rp 5.000.000.
- Harga resmi: Belum diumumkan oleh LEPAS.
- Perkiraan posisi harga: Disebut berpotensi berada di bawah Rp 600 juta berdasarkan analisis pasar yang beredar.
- Target peluncuran: Manajemen memberi sinyal paling lambat di GIIAS 2026.
Daftar tersebut belum bisa dianggap sebagai spesifikasi final. Namun, informasi ini cukup untuk menunjukkan arah produk yang sedang disiapkan LEPAS, terutama untuk konsumen urban yang mencari SUV listrik kompak dengan desain ekspresif.
Pre-Book Sudah Dibuka, Harga Resmi Masih Ditunggu
Salah satu langkah penting LEPAS adalah membuka program pre-book saat debut E4 di IIMS 2026. Konsumen yang tertarik dapat masuk antrean awal dengan booking fee Rp 5.000.000.
Langkah ini dilakukan meski harga resmi belum diumumkan. Artinya, konsumen yang mengikuti program tersebut lebih dulu mengamankan posisi antrean, sambil menunggu informasi final mengenai harga, varian, dan waktu distribusi.
Dari sisi pasar, E4 diperkirakan akan ditempatkan di segmen SUV listrik kompak. Sumber menyebut model ini berpotensi bersaing dengan nama seperti BYD Atto 3 dan MG ZS EV generasi terbaru apabila harganya berada di bawah Rp 600 juta.
Namun, karena harga resmi belum keluar, konsumen sebaiknya tidak menjadikan estimasi tersebut sebagai patokan akhir. Keputusan pembelian tetap perlu menunggu pengumuman resmi dari LEPAS Indonesia.
Hal yang Perlu Diperhatikan Calon Konsumen
Bagi calon pembeli, ada beberapa hal yang sebaiknya dipantau sebelum memutuskan melakukan pemesanan atau menunggu peluncuran resmi LEPAS E4.
1. Jadwal peluncuran resmi
Manajemen memberi sinyal bahwa GIIAS 2026 menjadi momen terdekat atau batas waktu paling lambat untuk memperkenalkan model listrik baru secara resmi. Jika sinyal ini sesuai rencana, informasi lebih lengkap bisa muncul pada ajang tersebut.
2. Harga final dan varian
Harga resmi belum tersedia. Begitu juga dengan rincian varian yang akan dijual. Informasi ini penting karena akan menentukan posisi E4 terhadap kompetitor di kelas SUV listrik kompak.
3. Dukungan jaringan dan fasilitas pengisian daya
LEPAS berada di bawah payung Chery Group. Dealer yang disiapkan disebut akan mendukung kebutuhan pengguna EV, termasuk fasilitas pengisian daya. Dealer Trimegah BSD, misalnya, sudah dilengkapi SPKLU fast charging 120 kW.
4. Rencana jangka panjang brand
LEPAS menargetkan 12 model dalam tiga tahun, terdiri dari 6 SUV dan 6 sedan. Pilihan powertrain yang disiapkan mencakup hybrid, plug-in hybrid, hingga BEV. E4 menjadi salah satu model awal yang akan menunjukkan arah strategi tersebut di Indonesia.
Ringkasan
LEPAS E4 sudah diperkenalkan secara global di Indonesia dan program pre-book telah dibuka saat IIMS 2026. Namun, mobil ini belum resmi dijual dengan harga final yang diumumkan ke publik.
Sinyal dari manajemen menunjukkan bahwa peluncuran resminya tidak akan terlalu jauh, dengan GIIAS 2026 disebut sebagai momen yang patut diperhatikan. Sampai ada pengumuman resmi, calon konsumen sebaiknya menunggu detail harga, varian, jadwal distribusi, serta layanan pendukungnya. Informasi dalam artikel ini merujuk pada laporan Carmudi.