Lompat ke konten
Home » Tips Otomotif » Penyebab Rantai Motor Bunyi Kletek-Kletek dan Cara Mengatasinya

Penyebab Rantai Motor Bunyi Kletek-Kletek dan Cara Mengatasinya

Penyebab Rantai Motor Bunyi Kletek-Kletek

Otomotifo.com – Ada yang pernah mengalai rantai motor bunyi kletek-kletek? Kami yakin sebagia besar pemiliki motor bebek dan motor sport pernah mengalaminya. Untuk mengatasi hal tersebut, tentu kita harus mengetahui asal muasal penyebabnya. Oleh karena itulah kami akan memberikan informasi penyebab rantai motor bunyi kletek-kletek pada artikel berikut ini.

Bunyi kletek-kletek pada rantai motor tentu sangat menggangu. Kita harus segera mengatasinya agar rantai motor kembali normal. Terlebih rantai motor sangat berperan penting terhadap kemampuan akselerasi serta kenyamanan berkendara.

[toc]

Lagi pula cara mengatasi rantai motor bunyi kletek-kletek sangatlah mudah. Pertama, kita harus terlebih dahulu mengetahui penyebabnya agar bisa melakukan penanganan yang tepat sehingga rantai motor dapat bekerja sebagai mana mestinya.

Sebagian orang mungkin lebih memilih pergi ke bengkel motor terdekat untuk mengatasi masalah penyebab rantai motor bunyi kletek-kletek. Namun bagi yang tidak ada waktu ke bengkel, kami sarankan unttuk menyimak informasi otomotifo.com berikut ini.

Solusi Mengatasi Penyebab Rantai Motor Bunyi Kletek-Kletek

Penyebab Rantai Motor Bunyi Kletek-Kletek
Cara Mengatasi dan Penyebab Rantai Motor Bunyi Kletek-Kletek

1. Rantai Kendor

Cara kerja rantai motor adalah dengan meneruskan putaran gear gigi depan ke roda gear belakang dengan tujuan agar roda belakang dapat berputar. Proses ini secara tak langsung membuat ukuran rantai bertambah panjang dikarenakan daya tarik antara gear roda depan dan gea rroda belakang.

Ukuran yang bertambah panjang membuat rantai motor menjadi kendor. Hal tersebut menjadikan rantai motor bunyi kletek-kletek saat motor dikendarai. Bunyi tersebut berasal dari rantai motor yang bersentuhan dengan gear. Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Untuk mengatasi rantai motor yang kendor sangat mudah. Setiap motor yang menggunakan rantai sebagai sistem penggeraknya telah dilengkapi Adjuster yang berfungsi untuk menyetel jarak bebas rantai. Kita harus menyetelnya dengan benar, jangan sampai terlalu kencang ataupun terlalu longgar.

Cara Menyetel Rantai Kendor Yang Kendor

Bagi yang belum tau bagaimana cara menyetel rantai motor, silahkan simak dibawah ini

  1. Pertama, cari terlebih dahulu Adjuster rantai motor. Posisinya terletak pada bagian belakang swing arm
  2. Selanjutnya kendorkan baut dan mur roda
  3. Bagi yang menggunakan motor dengan rem cakram juga harus mengendorkan braket rem belakang
  4. Setelah itu kita tinggal memutar mur yang berada di ujung swing arm pada bagian kanan dan kiri.
  5. Kami sarankan untuk memutar mur ini dengan jumlah putaran sama agar posisi ban tetap center
  6. Pastikan rantai tidak lagi kendor dan tidak terlalu kencang. Ada baiknya memberieri jarak bebas sekitar 25-35 mm dengan tujuan agar rantai tidak putus saat berakselerasi pada kecepatan tinggi

Mengatur jarak bebas rantai motor memang sangat penting. Apabila terlalu kencang, maka bisa berakibat rantai putus saat berakselerasi pada kecepatan tinggi. Oleh karena itulah kami sarankan untuk memberikan jarak bebas sekitar 25-35 mm.

Nah setelah mengatasi rantai yang kendor, maka kalian tinggal mencoba mengendarai motor. Apakah masih terdengar bunyi kletek-kletek atau tidak. Menurut pengalaman kami, masalah rantai motor bunyi kletek-kletek akan langsung teratasi dengan menyetel rentai motor.

2. Rantai Motor Karatan / Kering

Apa yang menyebabkan rantai motor karatan? Jawabannya adalah karena rantai motor jarang dilumasi dengan oli rantai. Nah apabila rantai tidak ada olinya, maka gesekan antara rantai dengan gear akan mengeluarkan bunyi kletek-kletek. Untuk mengatasi penyebab tersebut, maka kita harus terlebih dahulu membersihkan rantai dari karat.

Untuk menghilangkan karat pada rantai motor bisa dengan cara merendam rantai pada bensin atau solar. Kemudian kita tinggal menggosoknya dengan sikat. Kalian juga bisa mencoba menggunakan cairan penghilang karat yang beredar dipasaran.

Nah setelah rantai bersih dari karat, maka kita tinggal memasangkanya ke gear motor. Lalu setel ketegangannya dengan benar. Setelah itu tinggal memberikan oli rantai (Chain Lube). Kalian juga harus memberikannya secara rutin agar lantasi selalu terlumasi dan terhindar dari karat.

3. Ada Kotoran Pada Rantai

Penyebab selanjutnya adalah karena kotoran yang menempel pada rantai serta gear. Biasanya masalah ini terjadi karena menggunakan oli bekas sebagai pelumas rantai sehingga membuat kotoran mudah menempel. Untuk mengetasinya sangat gampang, kalian tingga membersihkannya dengan air sampai kotoran hilang.

Memakai oli bekas memang tidak disarankan. Lebih baik membeli oli yang dikhususkan untuk rantai (Chain Lube). Lagi pula harga chain lube sangat murah, rata-rata cuma belasan ribu saja dan kita bisa mendapatkannya dengan mudah di bengkel ataupun minimarket.

Cara Mengatasi Rantai Motor Bunyi
Cara Memperbaiki Rantai Motor Bunyi

4. Gear Rantai Sudah Aus

Semua komponen sepeda motor memiliki masa pakai. Begitu pula dengan gear rantai. Lama-kelamaan gear rantai akan aus seiring berjalannya waktu. Biasanya hal ini terjadi karena rantai motor jarang diberikan pelumas sehingga rantai bergesekan secara langsung dengar gear rantai yang memiliki bentuk bergerigi.

Fungsi pelumas rantai adalah sebagai seket antara rantai dengan gear, sehingga rantai tidak bergesekan secara langsung. Jadi apabila jarang diberikan pelumas rantai, maka gear akan cepat aus. Lalu apa yang menyebabnya bunyi kletek-kletek.

Bunyi kletek-kletek timbul karena gesekan antara rantai dan gear rantai yang jarak geriginya sudah tidak sama. Untuk mengatas hal tersebut, kalian harus membeli gear yang baru. Soal harga tak perlu khawatir, karena harga gear rantai cukup terjangkau.

5. Rantai Harus Diganti

Rantai motor terbuat dari bahan dasar logam. Meskipun material yang digunakan sangat kuat, namun rantai motor tetap memiliki masa pakai. Pada umumnya, rantai motor hanya bisa bertahan 20-30 ribu km, dan setelah itu harus diganti dengan yang baru agar bisa bekerja secara maksimal.

Masa pakai rantai motor bisa lebih pendek apabila tidak pernah dirawat. Nah saat kondisi rantai sudah tidak layak, maka kita wajib menggantinya dengan yang baru. Apabila dibiarkan saja, maka hanya akan menggangu kenyamanan dan bisa menimbulkan bunyi kletek-kletek.

Yah, salah satu penyebab rantai motor bunyi kletek-kletek adalah karena masa pakai rantai yang sudah melebihi batas. Tak ada salahnya kita menggani rantai dengan yang baru. Nah untuk mengetahui berapa harganya, silahkan simak artikel mengenai “Daftar Harga Rantai Motor“.

Baca Juga Informasi Otomotif Lainnya
Ukuran Piston Motor Harga Cat Motor
Penyebab Oli Motor Cepat Habis Penyebab Mesin Motor Cepat Panas

Nah itulah beberapa penyebab rantai motor bunyi kletek-kletek. Silahkan kalian mengecek rantai motor kalian untuk mengetahui penyebabnya. Cukup sekian informasi otomotifo.com kali ini, semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi dalam mengatasi rantai motor yang bunyi kletek-kletek.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *