Ukuran Piston Motor
Tips Otomotif

Ukuran Piston Motor Honda, Yamaha, Suzuki & Kawasaki

Ukuran Piston Motor – Piston atau sering disebut seher merupakan salah satu komponen terpenting pada mesin kendaraan bermotor. Komponen ini berfungsi untuk mengatur volume silinder sehingga sangat berpengaruh terhadap performa sepeda motor.

Cara kerja piston cukup kompleks. Namun secara umum, piston begerak secara naik turun di dalam silinder berongga untuk menghasilkan energi kinetik. Energi yang dihasilkan oleh piston akan kembali diolah oleh noken-as beserta klep motor sehingga menghasilkan tenaga mesin.

Sering kali piston dimodifikasi agar menghasilkan tenaga lebih besar. Modifikasi tersebut sering disebut sebagai bore-up. Biasaya piston akan diganti dengan piston baru yang memiliki bobot lebih ringan dan ukurannya lebih besar sehingga tenaga diputaran atas semakin besar.

Sebenarnya modifikasi piston cukup berbahaya. Apabila salah, maka bisa berakibat mesin menjadi rusak. Bahkan sering kali motor harus berulang kali turun mesin apabila salah memilih diameter piston. Agar terhindar dari masalah tersebut, kami sarankan untuk tetap menggunakan piston standar.

Sebagian orang mungkin merasa kurang puas dengan performa motor miliknya sehingga nekat melakukan oversize piston. Sebenarnya sah-sah saja melakukan modifikasi pada piston, asalkan mengetahui cara oversize piston yang benar.

Cara Oversize Piston

Car Oversize Piston Motor
Car Oversize Piston Motor

Oversize piston harus dilakukan secara bertahap. Namun sebelum itu kita harus terlebih dahulu mengetahui diameter piston standar, sesuai dengan motor yang kita miliki. Nah diameter standar tersebut bisa dikatakan sebagai oversize 0.

Sebagai contoh, Honda PCX 150 memiliki diameter piston 58 mm. Itu artinya Honda PCX memiliki oversize 0 sebesar 58 mm. Nah apabila piston tersebut akan di oversize menjadi lebih besar, maka kalian harus terlebih dahulu oversize 0.25 mm

Oversize 0.25 mm sama saja dengan menambahkan ukuran piston sebesar 0.25 mm. Alhasil diameter piston akan berubah menjadi 58.25 mm. Apabila ingin lebih besar, kalian juga bisa melakukan oversize menjadi 0.50 mm, 1 mm, 1.25 mm, 1.5 mm, 1.75 mm, dan 2 mm.

Merubah ukuran piston motor oversize harus dimulai dari yang kecil terlebih dahulu, kemudian ditambah apabila dirasa kurang. Untuk lebih jelasnya soal oversize piston motor, silahkan simak dibawah ini.

  • Oversize 0 : 0,00 (standar pabrik).
  • Oversize 25 : 0,25
  • Oversize 50 :0,50
  • Oversize 100 : 1 mm
  • Oversize 125 : 1.25 mm
  • Oversize 150 : 1.5 mm
  • Oversize 175 : 1.75 mm
  • Oversize 200 : 2 mm

Sebelum melakukan oversize piston, kita harus terlebih dahulu mengetahui ukuran piston motor yang kita miliki. Setiap motor juga memiliki ukuran piston berbeda-beda, jadi kalian wajib mengetahuinya agar tidak melakukan kesalahan saat oversize piston.

Daftar Ukuran Piston Motor Standar

Ukuran Piston Motor
Ukuran Piston Motor dan Diameter Pen Piston

Yah, sebelum melakukan oversize piston kita harus terlebih dahulu mengetahui ukuran piston motor standar yang dibuat pabrikan. Setelah mengetahuinya, kita tinggal melakukan oversize mulai dari oversize 0 sampai oversize 200.

Sebenarnya pabrikan hanya menganjurkan oversize sampai 100 atau hanya sebatas menambah ukuran piston motor 1 mm dari standar. Apabila sudah lebih dari itu, maka biasanya motor harus mengganti boring dan biayanya cukup mahal.

Beberapa tipe motor juga bisa kita oversize sampai 200. Sebagai contoh adalah Yamaha Mio karbu yang notabennya memiliki boring lebih tebal dibandingkan motor standar. Meskipun begitu, ada baiknya kita jangan memaksakan oversize piston agar mesin tetap optimal.

Bagi kalian yang merasa yakin untuk oversize piston motor, silahkan simak terlebih dahulu daftar ukuran piston motor untuk sepeda motor keluaran Honda, Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki. Nah untuk mengetahu ukuran diameternya silahkan simak dibawah ini.

1. Ukuran Piston Motor Yamaha

Jenis Motor
Diameter Piston
Diameter Pen
Piston All New Yamaha NMAX 58 mm  –
Piston Yamaha Aerox 58 mm  –
Piston Yamaha Lexi 52 mm  –
Piston Yamaha FreeGo 52,4 mm  –
Piston Yamaha Fino 52,4 mm  –
Piston Yamaha Mio Z 52,4 mm  –
Piston Yamaha Mio M3 52,4 mm  –
Piston Yamaha XMAX 70 mm  –
Piston Yamaha XSR 155 58 mm  –
Piston Yamaha R15 58 mm  –
Piston Yamaha Vixion R 58 mm  –
Piston Yamaha MT-25 60 mm  –
Piston Yamaha R-25 60 mm  –
Piston Yamaha Soul GT 52,4 mm  –
Piston Yamaha MX King 150 57 mm  –
Piston Yamaha Jupiter MX 150 57 mm  –
Piston Yamaha Crypton 49 mm 13 mm
Piston Yamaha Vega 49 mm 13 mm
Piston New Vega R 51 mm 13 mm
Piston Yamaha Vega ZR 50 mm 13 mm
Piston Yamaha Vega RR 50 mm 13 mm
Piston Yamaha Jupiter 49 mm 13 mm
Piston Yamaha Jupiter Z 51 mm 13 mm
Piston New Jupiter Z 50 mm 13 mm
Piston Yamaha Jupiter Z1 50 mm 13 mm
Piston Yamaha Jupiter MX 54 mm 14 mm
Piston Yamaha Nouvo 50 mm 15 mm
Piston Yamaha Mio Sporty 50 mm 15 mm
Piston Mio Smille 50 mm 15 mm
Piston Yamaha Mio J 50 mm 13 mm
Piston Yamaha Mio GT 50 mm 13 mm
Piston Yamaha Lexam 50 mm 15 mm
Piston Yamaha RX Special 54 mm
Piston Yamaha RX king 58 mm
Piston Yamaha RX Z 56 mm
Piston Yamaha Vixion 57 mm
Piston Yamaha Scorpio 70 mm
Piston Yamaha Byson 58 mm

2. Ukuran Piston Motor Honda

Jenis Motor
Diameter Piston
Diameter Pen
Piston Honda Beat 2020 47 mm  –
Piston Honda Genio 47 mm  –
Piston Honda ADV 150 57,3 mm  –
Piston Honda PCX 150 57,3 mm  –
Piston Honda Forza 250 68 mm  –
Piston Honda CRF 150L 57,3 mm  –
Piston Honda CBR250RR 62 mm  –
Piston Honda Monkey 52,4 mm  –
Piston Honda CRF250 Rally 76 mm  –
Piston Honda Prima 47 mm 13 mm
Piston Honda C70 47 mm 13 mm
Piston Honda Prima 50 mm 13 mm
Piston Honda Grand 50 mm 13 mm
Piston Honda Legenda 50 mm 13 mm
Piston Honda Supra 100 50 mm 13 mm
Piston Honda Supra Fit 50 mm 13 mm
Piston Honda Revo 100 50 mm 13 mm
Piston Honda Revo 110 50 mm 13 mm
Piston Honda Blade 50 mm 13 mm
Piston Honda Kirana 52,4 mm 13 mm
Piston Honda Karisma 52,4 mm 13 mm
Piston Honda CS1 58 mm 13 mm
Piston Honda Beat karbu 50 mm 13 mm
Piston Honda Beat FI 50 mm 13 mm
Piston Honda Scoopy 50 mm 13 mm
Piston Honda Spacy 50 mm 13 mm
Piston Vario 110 Karbu 50 mm 13 mm
Piston Honda Vario 125 52,4 mm 13 mm
Piston Honda Vario 150 57.3 mm 14 mm
Piston Honda PCX 125 52,4 mm 13 mm
Piston Honda CB 100 50,5 mm 14 mm
Piston Honda CB 125 56,5 mm 13 mm
Piston Honda CB 200 55,5 mm 15 mm
Piston Honda GL 100 52 mm 15 mm
Piston Honda GL max 56,5 mm 15 mm
Piston Honda megapro 63,5 mm 15 mm
Piston New megapro 57,3 mm 14 mm
Piston Honda Verza 57,3 mm 14 mm
Piston Honda Tiger 63,5 mm 15 mm
Piston Honda CB150R 63,5 mm 15 mm
Piston Honda CBR150R 63,5 mm 15 mm
Piston Honda CBR250R 76 mm
Piston Honda NSR 150 59 mm

3. Ukuran Piston Motor Suzuki

Jenis Motor
Diameter Piston
Diameter Pen
Piston Suzuki RC 100 52,5 mm
Piston Suzuki Crytal 54 mm
Piston Suzuki Shogun 110 53,5 mm 14 mm
Piston Suzuki Shogun 125 53,5 mm 14 mm
Piston Suzuki Smash 53,5 mm 14 mm
Piston Suzuki Titan 51 mm 14 mm
Piston Suzuki Arashi 53,5 mm 14 mm
Piston Suzuki Satria FU 62 mm 16 mm
Piston Suzuki Nex 51 mm 14 mm
Piston Suzuki Lets 51 mm 14 mm
Piston Suzuki Spin 53,5 mm 14 mm
Piston Suzuki Skywave 53,5 mm 14 mm
Piston Suzuki Skydrive 53,5 mm 14 mm
Piston Suzuki Hayate 53,5 mm 14 mm
Piston Suzuki Axelo 53 mm 14 mm
Piston Suzuki Shooter 51 mm 14 mm
Piston Suzuki Inazuma 53,5 mm
Piston Thunder 125 57 mm 14 mm
Piston Thunder 250 72 mm

4. Ukuran Piston Motor Kawasaki

Jenis Motor
Diameter Piston
Diameter Pen
Piston Kawasaki W175 Series 65,5 mm
Piston Kawasaki W250 66 mm  –
Piston All New Kawasaki Ninja 250 62 mm  –
Piston Kawasaki Nina 250SL 72 mm  –
Piston Kawasaki KLX 230 67 mm 13 mm
Piston Kawasaki KLX230R 67 mm 13 mm
Piston Kawasaki Kaze R 53 mm 13 mm
Piston Kawasaki Blitz R 53 mm 13 mm
Piston Kawasaki Blitz Joy 56 mm 13 mm
Piston Kawasaki Edge 53 mm 13 mm
Piston Kawasaki ZX 130 53 mm 13 mm
Piston Kawasaki Athelete 56 mm 13 mm
Piston Kawasaki Ninja 150 59 mm 15 mm
Piston Kawasaki Ninja 250 62 mm 54 mm
Piston Kawasaki KLX 150 58 mm
Piston Kawasaki KLX 250 72 mm
Piston Kawasaki D-Traker 150 58 mm 14 mm
Piston Kawasaki D-Traker 250 72 mm 14 mm
Piston Kawasaki D-Traker X 72 mm 14 mm

Nah itulah beragam ukuran piston yang dimiliki motor Yamaha, Honda, Suzuki, dan Kawasaki. Setiap tipe motor memiliki ukuran berbeda-beda, jadi jangan heran apabila tenaga yang dikeluarkan juga berbeda. Namun tak selamanya diameter ukuran piston lebih besar akan menghasilkan tenaga lebih besar. Sebab tenaga mesin juga tergatung volume silinder atau cc mesin.

Baca Juga Informasi Otomotif Lainnya
Cara Menyetel Klep Motor Cara Menghilangkan Asap Motor
Penyebab Oli Motor Cepat Habis Penyebab Mesin Motor Cepat Panas

Setelah mengetahui ukuran piston motor, maka kalian tinggal melakukan oversize ataupun memodifikasi motor agar performanya semakin maksimal. Kami sarankan untuk pergi ke bengkel yang sudah berpengalaman sehingga bisa mendapatkan hasil oversize piston yang tepat. Sekian informasi otomotifo.com kali ini, semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi.