Cara Mengatasi Overheat Pada Motor dan Penyebabnya

Advertisement

Cara mengatasi overheat pada motor cukup gampang. Masbro tak usah panik apabila hal ini terjadi pada motor kesayangan. Overheat sendiri adalah situasi dimana suhu mesin terlalu tinggi dan melewati batas normal, sehingga berakibat terhadap performa mesin dan kinerja komponen yang ada di dalamnya. Kejadian seperti ini sering kali terjadi pada sepeda motor yang kurang perawatan, jadi masbro harus melakukan service rutin agar tak mengalami hal tersebut.

Penyebab Motor Overheat

Salah satu penyebab overheat pada motor adalah oli tidak mengalir dengan baik. Pasalnya oli berfungsi sebagai pelumas untuk mengurangi gesekan antar komponen serta menjaga temperature suhu di dalam ruang mesin. Apabila oli tidak mengalir sempurna, maka semua komponen di dalam mesin akan bekerja terlalu berat sehingga menimbulkan gesekan antar komponen yang menjadikan suhu mesin semakin meningkat. Oleh karena itulah masbro wajib mengganti oli secara teratur agar suhu mesin selalu terjaga.

Penyebab overheat pada motor yang lainnya adalah piston pada liner silinder terlalu rapat. Biasanya hal ini terjadi dikarenakan kekurangan oli mesin. Liner Silinder membutuhkan oli sebagai pelumas agar bisa meminimalisir gesekan pada piston. Apabila kekurangan oli maka liner silinder bisa tergores dan menyebabkan overheat pada mesin. Yah, oli memang berperan sangat penting terhadap performa sepeda motor, jadi masbro harus rutin menggantinya sesuai dengan jarak tempuh yang disarankan.

Advertisement

Biasanya pabrikan menyarankan penggantian oli setiap 2000-3000 km. Namun masbro jangan hanya perpatokan pada jarak, karena harus mempertimbangkan faktor pola berkendara, kondisi jalan, udara panas, serta kemacetan. Masbro harus langsung mengganti oli apabila sepeda motor dirasa kurang nyaman dikendarai serta suhu mesih meningkat drastis alias overheat.

Nah apabila hal ini sudah terlanjur terjadi, maka silahkan ikuti cara mengatasi overheat pada motor yang kami sampaikan pada artkel di bawah ini.

Tips & Cara Mengatasi Overheat Pada Motor

Tips Mengatasi Motor Overheat

Cara Mengatasi Overheat Pada Motor

Inilah 10 Cara Mengatasi Overheat Pada Motor !

  1. Motor yang mengalami overheat akan terasa tidak bertenaga, meski sudah menarik gas dalam-dalam. Untuk mengatasinya lebih baik mematikan motor dan menunggu mesin sampai benar-benar dingin.
  2. Apabila saat dihidupkan masih terjadi overheat, maka besar kemungkinan dikarenakan piston terkunci. Cara mengatasinya adalah dengan memasukan oli sekitar 10 tetes ke lubang busi untuk melumasi piston yang tersumbat. Setelah itu, masbro tinggal menyalakan motor menggunakan starter elektrik dan menunggu sampai semua oli melumuri piston. Kemudian tarik gas perlahan untuk memastikan apakah tarikan motor sudah kembali seperti semula atau belum.
  3. Seperti yang kami sampaikan di atas, cara mengatasi overheat pada motor adalah rutin mengganti oli mesin. Pastikan oli yang digunakan sudah mengalir lancar pada semua bagian mesin, mulai dari piston, klep, noken as, dinding silinder, dan berbagai komponen mesin lainnya
  4. Masbro juga harus memilih oli sesuai dengan spesifikasi mesin. Apabila memakai motor matic, maka pilihlah oli khusus motor matic yang harganya bisa masbro simak pada artikel berikut ini “Daftar Harga Oli Motor Matic
  5. Motor jaman sekarang rata-rata sudah menggunakan sistem pendingin air (Liquid Cooled) yang mendistribusikan cairan ke radiator mesin untuk menjaga temperature mesin. Apabila cairan pendingin yang masuk ke radiator kurang, tentu akan menyebabkan overheat. Oleh karena itulah masbro harus sering mengganti air radiator untuk mencegah terjadinya overheat pada motor.
  6. Selain mengantrol cairan yang masuk ke radiator, masbro juga harus memerika kinerja kipas radiator, apakah masih bagus atau tidak. Untuk mengeceknya mungkin cukup susah, jadi lebih baik meminta bantuan ke montir atau teknisi saat melakukan service rutin.
  7. Cara mengatasi overheat pada motor yang selanjutnya adalah mengatur kerapatan piston sesuai dengan standar pabrikan. Piston yang posisinya terlalu rapat akan membuat seher dan piston tidak bisa bergerak secara leluasa sehingga menghambat pelumasan oli yang menyebabkan terjadinya overheat
  8. Overheat juga bisa terjadi karena bore-up mesin yang tidak diperhitungkan secara matang. Biasanya bore-up dilakukan untuk menambah kapasitas mesin agar tenaga dan torsi yang dikeluarkan semakin besar. Apabila digunakan untuk balapan tentu bukan masalah. Namun apabila dipakai sebagai motor harian, maka kami sarankan untuk tidak melakukan bore-up sehingga bisa meminimalisir terjadinya overheat.
  9. Selalu service rutin untuk mengecek setiap bagian motor, sehingga performanya selalu prima.
  10. Jangan ragu untuk datang ke bengkel resmi agar bisa mendapatkan spare-part original
Baca Juga :  Biaya Balik Nama Motor 2018 dan Syarat-Syaratnya

Resiko Motor Overheat

  • Tenaga motor menjadi hilang
  • Piston dan komponen di dalam mesin bisa terjadi kerusakan
  • Blok mesin bisa jebol
  • Seal-seal bisa mengalami kebocoran, sehingga bisa berakibat pada bocornya oli
  • Konsumsi bahan bakar menjadi semakin boros

Tak jarang motor yang mengalami overheat adalah motor yang umurnya sudah tua. Pasalnya rata-rata motor yang sudah berumur belum dilengkapi ECU atau Electronic Control Unit. Salah satu fungsi ECU adalah untuk menyeleraskan kinerja komponen pendingin mesin secara optimal. Tanpa adanya ECU tentu panas motor tidak bisa terkontrol secara optimal sehingga beresiko terjadinya overheat yang bisa menyebabkan mesin rusak dan penurunan performa.

Advertisement
Baca Juga Informasi Otomotif Lainnya
Syarat Perpanjangan SIM Syarat Perpanjangan SIMHarga Motor Gesits
Harga Oli Motor Matic TerbaikOli Motor Matic TerbaikGambar Motor Custom JokowiMotor Custom Jokowi

Bagi pemilik motor tua harus rutin mengganti oli mesin dan service rutin untuk meminimalisir terjadinya overheat. Tentu masbro tidak ingin mesin mengalami kerusakan yang bisa menyebabkan turun mesin ataupun mengganti komponen mesin yang harganya cukup mahal. Oleh karena itulah kami sarankan untuk selalu menjaga kesehatan motor agar performa motor selalu optimal dan bisa diandalkan sebagai kendaraan sehari-hari. Demikinlah tips otomotif kali ini, semoga informasi cara mengatasi overheat pada motor di atas bermanfaat dan bisa menjadi referensi.

Advertisement

Pecinta film yang hobi dunia otomotif dan bercita-cita ini menonton MotoGP secara langsung untuk bertemu dengan Valentino Rossi